00.07

WMM 2011 Mahasiswa [Fauzan Rachmansyah]

Diposkan oleh SukaFoto

Muda, Kreatif & Inovatif

Lebih Lanjut..
04.59

Foto VGA kualitas Foto Cam Digital.

Diposkan oleh SukaFoto

Hasil foto kamera VGA biasanya akan menimbulkan bekas seperti bintik - bintik,beda dengan kamera Digital yang mulus.
tapi yang hanya bisa foto pake kamera Handphone ga usah khawatir,Saya akan kasih sedikit ilmu ya semoga ini berguna buat pembaca... owke :)

Pertama :
Temen - temen download dulu aja ne Plug-in yang namanya Imagenomic Noiseware Professional v4.1.0.5

code :
http://rapidshare.com/files/6483639/imagenomic_noiseware_professional_v4_1_0_5
_for_adobe_photoshop_softlinks.eu_.rar

Kalo udah didowload,selanjutnya diinstal aja, terus jangan lupa dicrack,hasil patchingnya kamu copy paste ke adobe\adobe cs...\plugin\filters\..


Oya ne ada contoh gambarnya.. :




selamat mencoba... :)

Lebih Lanjut..
09.57

Bikin Foto IR di adobe PS

Diposkan oleh SukaFoto

Di PS pilih menu image > adjustments > chanel mixer > isi kyk di bawah ini..(gambar di bawah)

kl masih kurang pas tone IRnya, atur lg di hue/saturation (ctrl+U)

mari dicoba,,



contoh Hasil..... :



copy right@http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194155336/

Lebih Lanjut..
09.36

Hasil Foto Kamera Infrared

Diposkan oleh SukaFoto








Fundamental warna adalah Cahaya , Fotografi tidak pernah bisa dipisahkan dari fundamental ke 1 tersebut yaitu cahaya , bahasa keren LIGHT

Tone ditentukan oleh terang gelap dari cahaya / Refleksi

Hue/Warna ditentukan oleh balance dan tidak balance suatu cahaya/refleksi

Cahaya/Refleksi yg balance disebut greyscale

Cahaya/Refleksi yg tidak balance itulah warna/hue

Maka tunggulah cahaya itu sesuai yg anda harapkan.

Bukan jumlah layer di photoshop atau masking yg anda pikirkan .

Foto kiri ketika kami berada dilokasi , melihat ke langit ada awan yg bergerak , maka dapat diprediksikan akan ada suatu shade yg akan menghasilkan Tone yg berbeda.

itulah cara Olah yg paling betul dan paling memuaskan..


copy right@http://www.facebook.com/photo.php?pid=1599243&id=750862005/

Lebih Lanjut..
09.08

Ini soal Kamera Infrared

Diposkan oleh SukaFoto

percobaan murah meriah utk bikin kamera Infrared V5 anda tampil beda..

setelah baca2 sharing rekan rekan di sini
bahwa pemasangan filter red di depan kamera IR V5 bikin V5 kita tampil beda dengan karakter biasanya..
hari ini saya bikin percobaan, karena ga punya filter Hoya R25/Red dan beli juga jauh ke jakarta, sedangkan saya di ujung kalimantan timur..

saya coba bikin sendiri dengan pake barang2 yg ada di kantor
- plastik cover laporan warna merah
- karton kardus bekas aqua
- selotip
- spidol & cutter

dan inilah filter R25 versi AM (asal merah/asal murah) kekeke
dan saya coba pasangkan dengan D60 V5 harlim

ini hasilnya moga berguna bisa menambah lucu Infrared V5 anda...





copy right@http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194045989&p=4/

Lebih Lanjut..
05.09

Cara memilih kamera sesuia kebutuhan

Diposkan oleh SukaFoto

Tips Memilih Kamera Saku yang Sesuai Kebutuhan Anda

Date November 21, 2009

Bagian Pertama.

Kamera pocket atau kamera saku telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi 2.0. Apalagi semenjak booming-nya Facebook dan Twitter, rasanya tidak afdol jika orang tidak memotret kegiatannya untuk dipamerkan ke teman-temannya di seluruh dunia. Narsis tralala trilili. Ketika kamera handphone atau blackberry Anda tidak lagi mencukupi kebutuhan dan Anda memerlukan sebuah kamera betulan, mana yang harus Anda beli?

Masalahnya ada sangaaaaaaaaat banyak produsen yang bermain di pasar menggiurkan ini. Canon, Nikon, Olympus, Panasonic, Sony, dan seabrek merk lain. Masing-masing memiliki varian yang juga banyak. Jadi, mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Mungkin ulasan berikut ini sedikit banyak membantu Anda.

Tentukan Budget

Masalah akan jauh lebih sederhana jika Anda menentukan budget maksimal ketimbang memilih dulu model kamera. Jika tidak, Anda akan dihadapkan pada ratusan model kamera yang masing-masing memiliki kelebihan sendiri.

Berapa budget Anda? Dibawah 2 juta adalah kamera saku entri level, murah tetapi tidak murahan. Harga diantara 2 juta hinga 3 juta adalah kamera saku kelas premium. Di atas 3 juta adalah kamera saku dengan kemampuan kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex — itu lho yang gede item biasa dipakai fotografer pro).

Ukuran

Apakah besar kecilnya ukuran berarti buat Anda? Karena ini berpengaruh kepada harga juga. Jika tidak dibatasi oleh ukuran, Anda akan mudah memilih kamera saku berkualitas bagus. Tetapi jika salah satu constraint adalah dia harus nyaman masuk ke dalam saku, maka bersiaplah dengan budget yang sedikit lebih besar, karena kelas ini ada di kamera kelas premium.

Kemarin, saya batal membeli Fuji Film FX 200 EXR yang canggih hanya karena ukurannya yang terlalu besar untuk masuk ke dalam kantong celana.

Kebanyakan Anda akan Sering Memotret Apa?

Apakah penting bagi Anda bisa memotret pemandangan yang luas? Memotret 20 teman Anda dalam ruangan yang sempit? Anda perlu mencari kamera yang focal length-nya kecil. Jika Anda ingin kamera yang zoom-nya panjang, pilih kamera yang memiliki focal length besar. Atau jika ingin dua-duanya, pilih yang memiliki range focal length yang paling panjang (faktor zoomnya paling besar). Kamera ber-focal length kecil — disebut juga lensa wide – relatif lebih mahal. Kamera yang memiliki zoom besar memiliki kualitas gambar yang relatif lebih jelek.

Dimana spek ini bisa ditemukan? Saya akan jelaskan di bagian kedua.

Merk Apa?

Nah, ini mungkin masalah yang paling pelik. Nikon atau Canon? Atau Olympus? Saya adalah fans Nikon dan Canon, bahkan ketika saya lihat di review-review bahwa Panasonic Lumix merajai berbagai tes, saya masih cukup ragu denganbrand ini. Kesimpulannya: saya tidak terlalu percaya tes!

Cara yang terbaik adalah menanyakan kepada teman kita yang punya kamera yang akan kita beli tentang karakternya. Saya sendiri sudah cukup hapal dengan karakter Nikon dan Canon. Atau melihat galeri-galeri foto untuk meneliti karakternya. Hati-hati jangan sampai tertipu dengan hasil foto yang cerah dan bagus, karena foto-foto itu dijepret oleh fotografer handal. Pelajari karakter warnanya, noise-nya, kemampuan dia membedakan sinar terang dan gelap, dll.

Ketika meneliti Panasonic Lumix, saya memperhatikan sensor Lumix cenderung memiliki noise yang parah dibandingkan dengan Canon dan Nikon. Meskipun hasil tes-tes sangat merekomendasikan Lumix, saya memilih untuk kembali kebrand yang sudah sangat saya hapal: Canon dan Nikon.

copy right @http://blog.galihsatria.com/2009/11/21/tips-memilih-kamera-saku-yang-sesuai-kebutuhan-anda/

Lebih Lanjut..